Family Life

Beauty

Beauty Budget

Cerita Sore

Lifestyle

Couple Trip

Personal

Fashion

Saturday Well Spent (Kota Tua, Gedung Olveh & Semasa)

 Suami saya lagi luar biasa sibuknya dua ahad terakhir ini SATURDAY WELL SPENT (KOTA TUA, GEDUNG OLVEH & SEMASA)

“Pergi yuk, saya lagi bosen.”

Suami saya lagi luar biasa sibuknya dua ahad terakhir ini. Bagi pelaku industri kreatif menyerupai kami berdua, aktifitas yang terlampau padat bukan hanya menciptakan kami lelah tapi juga cepat bosan. Biasanya jika ada waktu luang, kami pribadi mencari-cari wangsit untuk bepergian keluar rumah.

Saya menyadari jika hidup saya belakangan mulai menyerupai ngebosenin. Karena alasan ‘malas macet’ atau ‘mendingan di rumah aja’, saya jadi jarang mencicipi suasana yang berbeda.

Saat selesai pekan kemarin, saya tidak mengecewakan ngotot untuk pergi ke Kota Tua untuk mencari suasana baru, ngajak Aura jalan-jalan sekaligus mampir ke program RAITO di Gedung Olveh.

Karena saya lagi bersemangat sekali mencari suasana baru, saya yang berinisiatif menyetir mobil. Abenk duduk di sebelah saya sambil ngantuk-ngantuk, sedangkan Aura duduk anteng di bangku belakang sama si mbak. Selama perjalanan Aura ngemil, baca tips memutihkan wajah buku dan nempel-nempel stiker. Jalanan Jakarta di hari Sabtu pagi cukup lenggang, walaupun mulai terlihat banyak kendaraan. Hal ini jadi menyenangkan alasannya yaitu saya berinisiatif jadi supir di hari itu.

 Suami saya lagi luar biasa sibuknya dua ahad terakhir ini SATURDAY WELL SPENT (KOTA TUA, GEDUNG OLVEH & SEMASA)
 Suami saya lagi luar biasa sibuknya dua ahad terakhir ini SATURDAY WELL SPENT (KOTA TUA, GEDUNG OLVEH & SEMASA)
 Suami saya lagi luar biasa sibuknya dua ahad terakhir ini SATURDAY WELL SPENT (KOTA TUA, GEDUNG OLVEH & SEMASA)

Sampai di daerah Kota Tua, Abenk masih keliatan belum ON – antara ngantuk atau bosan. Cari parkir untuk kendaraan beroda empat agak gampang-gampang susah. Akhirnya kami parkir di akrab gedung BNI. Kami berjalan kaki untuk hingga ke area wisata Kota Tua. Begitu melihat lapangan besar yang dikelilingi Museum Fatahillah, Museum Wayang dan gedung-gedung tua.. Mendadak Abenk dan Aura jadi semangat dan ceria.

Kami gres sadar jika sudah usang gak kesini, kini jauh lebih rapih dan bersih.

Aura lari kesana kemari alasannya yaitu kesenangan, Abenk juga pribadi menyewa sepeda ontel untuk berkeliling. Sepeda ontel yang disewakan seharga Rp 20.000,- untuk 30 menit. Abenk bahagia banget muter-muter naik sepeda, Aura juga bahagia ngejar-ngejar papanya yang lagi gowes.

 Suami saya lagi luar biasa sibuknya dua ahad terakhir ini SATURDAY WELL SPENT (KOTA TUA, GEDUNG OLVEH & SEMASA) Suami saya lagi luar biasa sibuknya dua ahad terakhir ini SATURDAY WELL SPENT (KOTA TUA, GEDUNG OLVEH & SEMASA) Suami saya lagi luar biasa sibuknya dua ahad terakhir ini SATURDAY WELL SPENT (KOTA TUA, GEDUNG OLVEH & SEMASA) Suami saya lagi luar biasa sibuknya dua ahad terakhir ini SATURDAY WELL SPENT (KOTA TUA, GEDUNG OLVEH & SEMASA) Suami saya lagi luar biasa sibuknya dua ahad terakhir ini SATURDAY WELL SPENT (KOTA TUA, GEDUNG OLVEH & SEMASA) Suami saya lagi luar biasa sibuknya dua ahad terakhir ini SATURDAY WELL SPENT (KOTA TUA, GEDUNG OLVEH & SEMASA)

Pas banget matahari mulai terik, kami belum sempat sarapan jadi mampir dan ngadem ke Café Batavia. Ini pertama kalinya saya masuk kesini, ternyata memang harga makanannya cukup mahal ya. Tapi harganya tentu sesuai dengan suasana dan kualitas makanannya kok. Kami memesan Batavia Club Sandwich (Rp 115.000,-), French Fries (Rp 45.000,-), Batavia Fried Noodle (Rp 80.000,-) dan tiga gelas es teh manis.

Acara kami siang itu dilanjutkan dengan mampir ke Museum Wayang. Lumayan kaget alasannya yaitu harga tiket masuknya hanya Rp 5.000,- aja! Ntah kenapa museum ini masih terkesan menyeramkan dan berhantu. Mungkin alasannya yaitu penataan cahayanya yang remang-remang. Saya suka mikir jika museum-museum di Indonesia masih banyak yang risikonya berhantu yah, dibanding keren hihihi.

 Suami saya lagi luar biasa sibuknya dua ahad terakhir ini SATURDAY WELL SPENT (KOTA TUA, GEDUNG OLVEH & SEMASA) Suami saya lagi luar biasa sibuknya dua ahad terakhir ini SATURDAY WELL SPENT (KOTA TUA, GEDUNG OLVEH & SEMASA) Suami saya lagi luar biasa sibuknya dua ahad terakhir ini SATURDAY WELL SPENT (KOTA TUA, GEDUNG OLVEH & SEMASA) Suami saya lagi luar biasa sibuknya dua ahad terakhir ini SATURDAY WELL SPENT (KOTA TUA, GEDUNG OLVEH & SEMASA) Suami saya lagi luar biasa sibuknya dua ahad terakhir ini SATURDAY WELL SPENT (KOTA TUA, GEDUNG OLVEH & SEMASA)

Lanjut dari Museum Wayang, kami mau mampir ke Gedung Olveh dimana lagi ada pertunjukan seni dari RAITO dan kami sanggup lanjut ngopi di Semasa. Gedung Olveh sanggup ditempuh dengan berjalan kaki dari daerah Kota Tua. Biasanya saya paling malas jalan kaki di Jakarta alasannya yaitu kemudahan yang kurang memadai, tapi jika cari parkir lagi sih malah makin ribet.

Read more: Staycation at Four Seasons Hotel Jakarta

Gedung Olveh terletak hanya 5 menit dari Museum Bank Indonesia, tepatnya di depan Stasiun Kota. Satu-satunya gedung bau tanah yang berwarna putih higienis dan dari kejauhan keliatan jika gedung ini sangat terawat.

 Suami saya lagi luar biasa sibuknya dua ahad terakhir ini SATURDAY WELL SPENT (KOTA TUA, GEDUNG OLVEH & SEMASA) Suami saya lagi luar biasa sibuknya dua ahad terakhir ini SATURDAY WELL SPENT (KOTA TUA, GEDUNG OLVEH & SEMASA)

Setelah panas-panasan alasannya yaitu teriknya matahari siang itu dan bubuk dari asap kendaraan, kepala saya terasa didinginkan begitu melihat pertunjukan seni yang diselenggarakan oleh RAITO.

Seketika tubuh yang udah pliket alasannya yaitu keringat, jadi adem mendadak alasannya yaitu fokus menikmati pertunjukan tersebut. Abenk usang sekali memejamkan mata untuk menikmati alunan musik di tengah-tengah para performer, sedangkan Aura asik bermain sambil memperhatikan para performer yang membisu menyerupai patung.

 Suami saya lagi luar biasa sibuknya dua ahad terakhir ini SATURDAY WELL SPENT (KOTA TUA, GEDUNG OLVEH & SEMASA) Suami saya lagi luar biasa sibuknya dua ahad terakhir ini SATURDAY WELL SPENT (KOTA TUA, GEDUNG OLVEH & SEMASA) Suami saya lagi luar biasa sibuknya dua ahad terakhir ini SATURDAY WELL SPENT (KOTA TUA, GEDUNG OLVEH & SEMASA) Suami saya lagi luar biasa sibuknya dua ahad terakhir ini SATURDAY WELL SPENT (KOTA TUA, GEDUNG OLVEH & SEMASA)
 Suami saya lagi luar biasa sibuknya dua ahad terakhir ini SATURDAY WELL SPENT (KOTA TUA, GEDUNG OLVEH & SEMASA) Suami saya lagi luar biasa sibuknya dua ahad terakhir ini SATURDAY WELL SPENT (KOTA TUA, GEDUNG OLVEH & SEMASA)

Setelah 10 menit pertunjukan, salah satu dari panitia program mengingatkan bahwa pertunjukan akan segera selesai alasannya yaitu para performer perlu beristirahat. Artinya, kami lanjut ngopi-ngopi di Semasa yang berada di lantai 3. Awalnya saya sanggup rekomendasi dari seorang teman untuk ngopi ke Semasa, apalagi namanya yang simpel sekali diingat ‘Semasa di Kota Tua’.

Saat kami datang, lagi kosong banget. Saya memesan dua gelas cappuccino (Rp 35.000,-), pas tiba eh lucu banget gelasnya! Sambil menghabiskan waktu, saya menemani Aura gambar-gambar pakai krayon dan Abenk baca tips memutihkan wajah buku yang disediakan di meja.

 Suami saya lagi luar biasa sibuknya dua ahad terakhir ini SATURDAY WELL SPENT (KOTA TUA, GEDUNG OLVEH & SEMASA)
 Suami saya lagi luar biasa sibuknya dua ahad terakhir ini SATURDAY WELL SPENT (KOTA TUA, GEDUNG OLVEH & SEMASA)

Akhir pekan yang menyenangkan, jarang-jarang lho saya main hingga ke daerah Kota Tua. Abenk juga bahagia banget alasannya yaitu sanggup menikmati suasana gres dan tiba ke tempat baru. Bagi orang rumahan menyerupai saya dan Abenk, harus lebih sering pergi-pergi nih kayanya hihihi. Akhir pekan yang sangat menyenangkan, berasa liburan keluar kota padahal masih di Jakarta.

Gedung Olveh
Jl. Jemb. Batu No 50
Pinangsia, Taman Sari
Jakarta Barat

Read more: Creating Beautiful Moments with Shangri-La Jakarta

 Suami saya lagi luar biasa sibuknya dua ahad terakhir ini SATURDAY WELL SPENT (KOTA TUA, GEDUNG OLVEH & SEMASA)

#Aurasada Jogja Trip #1

 Pengalaman pertama aku liburan hanya dengan Aura jadi pengalaman yang seru banget #AURASADA JOGJA TRIP #1

Modal ‘belagak gila’ dan ‘nekat’, akibatnya aku dan Anya berhasil berlibur dengan bawah umur tanpa suami. Pengalaman pertama aku liburan hanya dengan Aura jadi pengalaman yang seru banget! Kali ini suami-suami ditinggal di Jakarta sebab aku dan Anya menentukan untuk pergi dikala hari kerja.

Mumpung kami berdua punya waktu yang fleksibel, jadi selalu menentukan hari kerja dibandingkan simpulan pekan (apalagi pas lagi long weekend). Enaknya pergi dengan sahabat, selain udah mengerti satu sama lain dan gak perlu jaim – kami juga selalu ganti-gantian jaga Aura atau Sada.

Nah, sebab bawah umur sudah cukup besar, kami berdua gak bawa gendongan alias baby carrier. Anya bawa stroller sih, tapi sisanya banyakan gendong-gendong atau digandeng aja tangannya.

Liburan kami ke Jogja awalnya itu sebab diundang oleh Yats Colony, salah satu hotel yang lagi sering aku lihat di media sosial. Setelah bolak balik menyocokkan jadwal dengan Yats Colony, akibatnya kami berangkat juga. Persiapannya hanya 10-14 hari sebelum keberangkatan, cukup dadakan.

 Pengalaman pertama aku liburan hanya dengan Aura jadi pengalaman yang seru banget #AURASADA JOGJA TRIP #1 Pengalaman pertama aku liburan hanya dengan Aura jadi pengalaman yang seru banget #AURASADA JOGJA TRIP #1

Begitu hari yang ditunggu-tunggu tiba, aku dan Anya sama-sama gak sabar untuk keluar dari Jakarta. Sesekali ninggalin suami, semoga istri-istrinya sanggup pada me-time.

Sampai di bandara Soekarno Hatta, menyerupai biasa bawah umur lari kesana kemari dan mulai pada rewel sebab lapar. Anya yang bertugas untuk menjaga barang dan antri untuk memasukkan koper. Yang nyebelinnya, ibu-ibu yang membawa anak kecil tidak sanggup antrian khusus. Itu belum seberapa. Pesawat delay sekitar 60 menit dan tidak ada pemberitahuan dari pihak maskapai. Lumayan sebel.
 Pengalaman pertama aku liburan hanya dengan Aura jadi pengalaman yang seru banget #AURASADA JOGJA TRIP #1

Kami hingga di Jogja sudah sore. Kami dijemput oleh Ajeng, care taker dari Yats Colony, dan pribadi diantar ke hotel. Perjalanan dari bandara ke Yats Colony sekitar 45 menit sebab kondisi kemudian lintas yang mulai ramai. Begitu hingga di Yats Colony, rasa capek pribadi berganti ke rasa bangga sebab gak menyangka kawasan kami menginap selama 2 malam memang bagus dan sesuai dengan ekspektasi!

Saya menerka Yats Colony lebih kecil aslinya, taunya enggak juga lho. Bangunannya tertata rapi dengan ukuran cukup luas, setiap sudut terlihat fotogenik dan suasana liburan terasa sekali disini.

Kami menaruh bagasi di kamar kemudian lanjut makan malam di Bakmi Pak Pele. Aura dan Sada begitu diajak makan lesehan, pribadi pada selonjoran. Aura cuma mau makan kerupuk kulit, sedangkan Sada mau makan nasi goreng walaupun ia lagi agak sakit giginya.

Bakmi Pak Pele
Jl Pojok Tenggara Alun-Alun Utara
(Depan SD Keputran)
Yogyakarta

 Pengalaman pertama aku liburan hanya dengan Aura jadi pengalaman yang seru banget #AURASADA JOGJA TRIP #1
 Pengalaman pertama aku liburan hanya dengan Aura jadi pengalaman yang seru banget #AURASADA JOGJA TRIP #1 Pengalaman pertama aku liburan hanya dengan Aura jadi pengalaman yang seru banget #AURASADA JOGJA TRIP #1 Pengalaman pertama aku liburan hanya dengan Aura jadi pengalaman yang seru banget #AURASADA JOGJA TRIP #1

Selesai makan malam, Ajeng dan Anya heboh soal odong-odong. Apaan sih odong-odong? Saya sih ngikut aja mau diajak kemana. Kami mampir ke Alun-Alun Kidul untuk naik odong-odong. Asli ya, begitu lihat barisan kendaraan dengan lampu warna-warni yang norak dan musik yang kencang – aku pribadi tertawa terbahak-bahak. Oh ini toh, odong-odong! Saya pengen banget naik, mumpung lagi di Jogja.

Ternyata odong-odongnya cuman di gowes aja yah. Kirain kayak naik kendaraan beroda empat matic, bisa di gas atau rem. Sekali naik odong-odong ini harganya sekitar 25-30 ribu rupiah. Di dalam odong-odong ini juga ada TV kecil menyerupai iPad yang menyetel video musik Top 40. Asli deh, sepanjang mengelilingi alun-alun bawaannya ngakak terus.

Sayangnya di tengah-tengah perjalanan, Aura mulai gelisah. Mungkin sebab lampu di odong-odongnya yang super terperinci dan warna-warni, terus musiknya kenceng banget. Tadinya mau muterin alun-alun sebanyak 2 putaran, tapi sebab Aura udah rewel dan betis kenceng akibatnya kami hanya satu putaran saja.

 Pengalaman pertama aku liburan hanya dengan Aura jadi pengalaman yang seru banget #AURASADA JOGJA TRIP #1

Pas mau pulang, gak sengaja lihat banyak orang yang main gelembung sabun di tengah alun-alun. Akhirnya aku membiarkan Aura lari-lari mengejar gelembung sabun. Aura dan Sada ketawa-ketawa kegirangan sambil ngejar-ngejar gelembung sabun yang tertiup angin, sambil teriak-teriak "Babel! Babel!". Banyak juga bawah umur sekolah atau kuliahan yang main disana sambil meniupkan gelembung sabun ke segala arah.

Melihat kebahagiaan yang sederhana menciptakan aku tak berhenti tersenyum. Adem banget rasanya. Jika kita melihat sesuatu yang sederhana tapi itu menciptakan kita bahagia, niscaya hidup jadi lebih menyenangkan. Gak perlu hal-hal yang glamor atau sulit didapat kok untuk menciptakan kita bahagia.

 Pengalaman pertama aku liburan hanya dengan Aura jadi pengalaman yang seru banget #AURASADA JOGJA TRIP #1 Pengalaman pertama aku liburan hanya dengan Aura jadi pengalaman yang seru banget #AURASADA JOGJA TRIP #1

Puas main dengan gelembung sabun di Alun-Alun Kidul, kami pulang ke hotel untuk beristirahat. Habis mandi, Aura tiba-tiba posisinya pewe banget dengan kaki masuk ke selimut sambil nonton kartun Shimmer and Shine. Jarang-jarang lho Aura masuk ke selimut, biasanya gak pernah mau. Pas banget, pesanan kentang goreng untuk Aura tiba ke kamar. Yaudah, makin gemes deh posisinya. Makin kayak anak gede!

Malam pertama di Jogja capek tapi sangat menyenangkan! Masih ada lanjutan ceritanya, tungguin yah! :*

Yats Colony
Jl Patangpuluhan No 23
Patangpuluhan, Wirobrajan
Daerah spesial Yogyakarta
Telp. (0274) 3451235

Read more: #AuraSada Jogja Trip #1
 Pengalaman pertama aku liburan hanya dengan Aura jadi pengalaman yang seru banget #AURASADA JOGJA TRIP #1

#Aurasada Jogja Trip #2

 berencana untuk bersantai di hotel terlebih dahulu #AURASADA JOGJA TRIP #2

Pukul 6 pagi, saya sudah terbangun. Tumben, berdiri jam segitu padahal tanpa alarm. Hari kedua di Yogyakarta, saya dan Anya berencana untuk bersantai di hotel terlebih dahulu. Anya juga berdiri lebih pagi dari biasanya, eksklusif deh saya ajak belum dewasa untuk berenang.

Posisi kamar saya dan Anya pas di depan bak renang, pemandangan yang menarik dan gak perlu berjauh-jauh jalan kaki untuk ke bak renang.

Kolam renang yang dimiliki Yats Colony memang tidak terlalu besar, tapi ukurannya pas untuk hotel seukuran Yats Colony.

Lucunya, saya dan Anya bergantian menggunakan bak renang dengan pengunjung hotel yang lain. Rasanya mirip menggunakan bak renang pribadi. Sada yang sudah biasa berenang, terlihat santai berat kita dicemplungin ke air. Sedangkan Aura jarang-jarang ketemu bak renang, bawaannya histeris pas kena air yang dingin.

 berencana untuk bersantai di hotel terlebih dahulu #AURASADA JOGJA TRIP #2 berencana untuk bersantai di hotel terlebih dahulu #AURASADA JOGJA TRIP #2 berencana untuk bersantai di hotel terlebih dahulu #AURASADA JOGJA TRIP #2 berencana untuk bersantai di hotel terlebih dahulu #AURASADA JOGJA TRIP #2 berencana untuk bersantai di hotel terlebih dahulu #AURASADA JOGJA TRIP #2

Capek berenang, kami eksklusif mandi dan siap-siap untuk menjelajah. Aura dan Sada sarapan nasi goreng, masakan paling simpel buat mereka berdua. Senangnya lagi, sang pemilik hotel tampaknya sangat memerhatikan detail mirip menyediakan piring dengan bentuk Mickey Mouse serta sendok garpu dengan ujung ornamen tangan Mickey.

Selama makan nasi goreng, Aura selalu bilang, “Timo, Timo.”

Yang artinya adalahhh.. Mickey Mouse! Hahaha!

 berencana untuk bersantai di hotel terlebih dahulu #AURASADA JOGJA TRIP #2 berencana untuk bersantai di hotel terlebih dahulu #AURASADA JOGJA TRIP #2 berencana untuk bersantai di hotel terlebih dahulu #AURASADA JOGJA TRIP #2

Jadwal saya dan Anya di hari kedua di Yogyakarta bergotong-royong santai sih. Kami mau ngajak Aura dan Sada naik delman di Malioboro. Soalnya Sada ngefans banget sama kuda! Setiap melewati delman, Sada niscaya nunjuk-nunjuk sambil bilang, “Iiihaaaa! Iiihaaaaa!” (diambil dari bunyi muda “Yiiiihaaa!”). Akhirnya Aura juga ikut-ikutan nunjuk-nujuk sambil bilang “Iiihaaaa!” deh.

Sebenarnya nggak ada yang terlalu Istimewa waktu kami naik delman di Malioboro. Hanya menikmati sibuknya jalan Malioboro yang terkenal. Dibanding 10 tahun yang lalu, area Malioboro jauh lebih higienis dan rapih ya. Ada trotoar untuk pejalan kaki, dan gak ada mobil/motor yang sembarangan parkir.

Untuk yang bahagia belanja, mungkin Malioboro yaitu pusatnya. Tapi jikalau bawa toddler mirip saya, tidak mengecewakan riweh jikalau belanja disini tanpa pengasuh.

Baca juga: Yats Colony Yogyakarta

 berencana untuk bersantai di hotel terlebih dahulu #AURASADA JOGJA TRIP #2 berencana untuk bersantai di hotel terlebih dahulu #AURASADA JOGJA TRIP #2 berencana untuk bersantai di hotel terlebih dahulu #AURASADA JOGJA TRIP #2 berencana untuk bersantai di hotel terlebih dahulu #AURASADA JOGJA TRIP #2

Setelah naik delman, kami mampir sebentar untuk beli buah tangan di Mirota Batik. Enaknya belanja disini, adem dan harganya harga pas. Gak perlu tawar-tawaran hingga berurat dengan penjual. Ini sangat memudahkan saya dan Anya yang bawa anak kecil. Plus banyak mainan kayu yang ibarat alat musik yang dapat jadi mainannya Aura dan Sada.

Setelah gerah-gerah, udah waktunya makan siang nih!

Saya, Anya dan Ajeng (care taker dari Yats Colony) eksklusif ke Warung Bu Ageng untuk menemui Clara Devi. Kalau teman-teman tau, Clara kini sudah tinggal di Jogja walaupun masih bolak-balik ke Jakarta. Kaprikornus dari jauh-jauh hari saya udah menodong jadwalnya Clara untuk menemani saya jalan-jalan hahaha.

 berencana untuk bersantai di hotel terlebih dahulu #AURASADA JOGJA TRIP #2 berencana untuk bersantai di hotel terlebih dahulu #AURASADA JOGJA TRIP #2 berencana untuk bersantai di hotel terlebih dahulu #AURASADA JOGJA TRIP #2 berencana untuk bersantai di hotel terlebih dahulu #AURASADA JOGJA TRIP #2 berencana untuk bersantai di hotel terlebih dahulu #AURASADA JOGJA TRIP #2

Ternyata nasi campur Warung Bu Ageng seenak itu yah! Saya pesan nasi dengan paru ketumbar, duh yummy banget. Mana nasinya masih panas dan agak lembek, favorit saya banget!

Selama di Warung Bu Ageng, Sada tidur siang di stroller dan Aura masih terlihat segar bugar. Karena Aura bosan, ia main-main sendiri sama batu. Aura ambil satu batu, terus batunya dipindahin. Gituuuu terus bolak balik hingga kami selesai makan. Saya diemin aja, jikalau duduk perkara kotor ya niscaya kotor. Tapi biasanya saya basuh tangan dan gantiin baju agar bersih.

Saya sempat diingatkan oleh seseorang, jikalau anak kecil eksplorasi yang penting dilihatin aja. Karena belum dewasa itu kan kreatif, kadang bosan dengan mainan yang orang renta sediakan. Ya kesudahannya kayak Aura gini deh, mainan sama batu. Untung Aura gak simpel sakit anaknya, jadi saya perhatikan aja asal batunya gak dimasukkan ke mulut.

***

Perut sudah kenyang, kami melanjutkan perjalanan lagi ke Museum Ullen Sentalu. Ternyata kami tiba terlalu sore, jadi museum sudah tutup pukul 15.00. Soalnya kondisi di jalan ternyata tidak mengecewakan macet, kira-kira hampir satu jam lebih waktu yang kami tempuh untuk ke Ullen Sentalu. Lumayan tersiksa alasannya yaitu harus bermacet-macetan kesini, plus Aura dan Sada makin intens berantemnya. Hahaha.

Walaupun murung alasannya yaitu gak dapat masuk ke museum, tapi kami masih dapat ngemil dan ngopi di Beukenhof Restaurant yang masih berada di daerah Museum Ullen Sentalu. Oyah, bergotong-royong yang ngajak ke Ullen Sentalu itu saya. Soalnya Anya belum pernah kesana. Sedangkan saya sudah pernah dua kali berkunjung ke Ullen Sentalu.

 berencana untuk bersantai di hotel terlebih dahulu #AURASADA JOGJA TRIP #2 berencana untuk bersantai di hotel terlebih dahulu #AURASADA JOGJA TRIP #2 berencana untuk bersantai di hotel terlebih dahulu #AURASADA JOGJA TRIP #2 berencana untuk bersantai di hotel terlebih dahulu #AURASADA JOGJA TRIP #2

Saya selalu suka dengan suasana museum ini, gak berubah semenjak pertama kali berkunjung sekitar 10 tahun lalu. Malah makin bagus alasannya yaitu di beberapa sudut terlihat ada gedung-gedung kecil yang sedang di bangun. Suasana yang magis selalu menyelimuti museum ini. Walaupun jikalau kita ikut tur museum tapi gak boleh foto di dalam, hal ini justru menciptakan kenangan terhadap museum ini lebih spesial.

 berencana untuk bersantai di hotel terlebih dahulu #AURASADA JOGJA TRIP #2

Jadi, buat teman-teman yang belum sempat ke Museum Ullen Sentalu, jangan hingga lupa mampir ya jikalau ke Jogja! Menurut saya museum ini salah satu museum terbaik yang ada di Indonesia.

Oh ya, saya hingga lupa cerita. Sepanjang liburan di Jogja, Aura dan Sada sering banget berantem. Hal ini memang sudah biasa, ya namanya juga anak kecil hehe. Aura dan Sada tuh sama isengnya, pokoknya mereka berdua gantian nangis. Tapi ini yang bikin lucu dan liburan kami seru. Walaupun jikalau di foto keliatan akur, jikalau ketemu niscaya adaaaa aja berantem-berantem kecil.

 berencana untuk bersantai di hotel terlebih dahulu #AURASADA JOGJA TRIP #2

Untungnya ada Ajeng dan Clara yang selalu standby jagain dua anak ini. Kalau contohnya saya atau Anya lagi makan, Ajeng dan Clara niscaya jagain anak-anak.

Karena keseringan berantem, Aura jadi sensi banget jikalau dicolek-colek sama Sada. Sedangkan saya dan Anya cuma geleng-geleng jikalau mereka sudah berantem yang ujung-ujungnya sama-sama nangis. Gemes yah!

***

 berencana untuk bersantai di hotel terlebih dahulu #AURASADA JOGJA TRIP #2

Sebelum check out dan pulang ke Jakarta, saya dan Anya menghabiskan waktu kami dengan berenang dan sarapan dengan damai di hotel. Memang kami cuma 'kabur' dua malam ke Jogja, tapi rasanya bahagia dan berasa lebih semangat untuk kembali ke rutinitas kami di Jakarta. Rasa kangen dengan rumah dan suami rasanya udah gak kebendung lagi.

 berencana untuk bersantai di hotel terlebih dahulu #AURASADA JOGJA TRIP #2
 berencana untuk bersantai di hotel terlebih dahulu #AURASADA JOGJA TRIP #2

Kegiatan terakhir kami yaitu mampir ke Nanamia Pizzeria sambil menunggu sore. Saya suka deh dengan tempat semi outdoor mirip Nanamia. Sayangnya saya gak foto-foto alasannya yaitu baterai kamera saya sudah habis.

Di salah satu sudut restoran juga ada tempat bermain anak, dimana belum dewasa yang super aktif mirip Aura dan Sada dapat sibuk sebentar. Sementara saya dan Anya dapat makan pizza dan pasta dengan tenang.

 berencana untuk bersantai di hotel terlebih dahulu #AURASADA JOGJA TRIP #2

Liburan ke Jogja saya dan Anya nggak akan sesukses ini tanpa dua orang yang selalu membantu kami yaitu Ajeng dan Clara. Walaupun Aura gres dua kali bertemu Ajeng, tapi gak perlu waktu usang untuk 'akrab'. Apalagi jikalau saya tante Clara, duh Aura tuh kayaknya dekat bener hahaha. Walaupun capek dan lepek terus, saya pribadi gak kapok untuk liburan lagi sama Aura tanpa suami. Anya pun ketagihan, tidak mengecewakan soalnya dapat menghabiskan waktu berkualitas dengan anak.

 berencana untuk bersantai di hotel terlebih dahulu #AURASADA JOGJA TRIP #2

Ngomong-ngomong soal Jogja, liburan kemarin rasanya belum puas banget alasannya yaitu belum sempat ke tempat-tempat wisata lainnya. Kaprikornus saya tetapkan untuk sini. Semoga teman-teman juga dapat traveling lebih sering juga ya :D

Terima kasih yang sudah baca tips mengencangkan kulit wajah! Muach! xoxo

Baca juga: #AuraSada Jogja Trip #1
 berencana untuk bersantai di hotel terlebih dahulu #AURASADA JOGJA TRIP #2